Setelah Viral, Begini Nasib Warung Lesehan Bu Anny yang Harga Makanannya Rp 700 Ribu
Seorang pembeli, mengeluh di media sosial, dikenai harga Rp
700 ribu setelah membeli makanan untuk porsi dua orang.
Tak pelak, harga fantastis ini membuat warung di Tegal itu
jadi cibiran netizen.
Warung di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, itu bukanlah
restoran. Warung itu adalah warung lesehan biasa yang berlokasi di pinggir
Jalan HOS Cokroaminoto, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.Warung itu bernama
Lamongan Indah Lesehan Bu Anny.
Berjarak sekitar 100 meter ke arah timur dari Perempatan PLN,
Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Slawi.
Warung yang bersebelahan dengan Kantor Kecamatan Slawi itu
kini sangat sepi akibat viralnya postingan di Facebook.
Warung yang menjual aneka masakan ala Lamongan dan seafood
itu dihujat warganet karena harga tak wajar hingga mencapai Rp 700 ribu untuk
satu keluarga.
Saking sepinya, warung yang mulai dibuka sehabis magrib itu
baru melayani satu pembeli hingga pukul 20.22, Rabu (22/05).
Mengutip Tribun Solo, saat ditemui pemilik warung tersebut
bernama Anny (42), warga asal Malang, Jawa Timur.
Dia mengaku hanya bisa berpasrah diri menerima berbagai
hujatan karena dianggap ‘menembak harga’ di momen-momen tertentu, seperti musim
mudik Lebaran saat ini.
“Ya, saya mah pasrah. Saya sudah 10 tahun jualan di sini.
Pada 2-3 tahun lalu sempat viral kayak gini juga, tapi saya tetap menjaga harga
tersebut karena ada rupa ada harga,” cetus Anny didampingi sang suami Sopikhin.
Dia membenarkan bahwa masakan dan dagangan yang dijualnya
tidak murah, terlebih masakan seafood.
Sebab, Anny mengklaim bahan-bahan yang dibelinya tidak sembarangan
alias berkualitas super.
“Ada rupa, ada harga. Kami dapat kepiting dari pasar saja
harganya bisa Rp 175 ribu hingga Rp 225 ribu per kilogram,”
“Kami pakai jenis kepiting telur dan udang windu yang
terkenal besar-besar. Semua fresh, barang-barang dari laut,” ucap Anny.
Kemudian Anny juga biasa membeli jenis udang windu besar di
pasaran seharga Rp 150 ribu per kilogram.
Dia memperoleh barang-barang itu di Pasar Cinde, Kecamatan
Tegal Barat, Kota Tegal.
“Kalau dari pasarnya saja mahal, ya jelas kami juga akan jual
mahal,”.
“Ini aneh saja, saya sudah bertahun-tahun jual di sini. Tapi
malah baru viral bahkan dihujat baru-baru ini,” Anny menyayangkan.
Disinggung postingan viral yang diunggah pada Selasa (28/05),
dia sangat menyayangkan sikap pembeli.
Dia bercerita, pembeli tersebut membeli beraneka ragam
seafood seperti udang, cumi, dan kepiting untuk porsi dua orang.
Kala itu, suami Anny menghidangkan masakan udang windu,
kepiting telur, dan cumi yang dilihatnya besar-besar untuk porsi dua orang.
Usai menyantap dan hendak beranjak, Anny menghitung total
harga yang harus dibayar pembeli yakni sebesar Rp 700 ribu.
“Kepiting yang kami hidangkan itu beratnya sampai 2 kilogram
sehingga harganya menyesuaikan bobot barang.
Namun, pembeli tak punya uang sebanyak itu.
“Akhirnya kami potong untuk membayar Rp 300 ribu saja,”
cerita Anny.
Singkat cerita, pengalaman pembeli tersebut lalu diposting ke
Facebook hingga akhirnya viral di sosial media.
“Padahal sudah kami potong setengah harganya, malah tidak
tahu terima kasih. Semisal pembeli itu membayar total Rp 700 ribu, baru saya
ikhlas dikeluhkan di sosial media,”
“Masalahnya, dia sudah dipotong harganya tapi malah seperti
itu,” sebut Anny kian kesal.
Dari viralnya warung ini, dia mengaku sempat didatangi dan
dimintai keterangan oleh dinas terkait.
Kata Anny, dinas terkait datang atas instruksi Bupati Tegal
yang ingin lebih lanjut mengetahui ihwal viralnya kejadian ini.
“Dari dahulu, kami memang menjual dengan harga segini. Kami
tidak main tembak harga seperti yang disangkakan orang lain,” tegasnya. (Dil)
HALAMAN SELANJUTNYA:
Loading...

0 Response to "Setelah Viral, Begini Nasib Warung Lesehan Bu Anny yang Harga Makanannya Rp 700 Ribu"
Posting Komentar